Masyarakat Keberatan Dengan Proyek Dinas PSDA Kabupaten Simalungun

0
92

Parapat,-MetroGlobal24.Com

Disoal Masyarakat mengenai Proyek yang dikerjakan oleh Dinas PSDA Kabupaten Simalungun akhir-akhir ini. Terbukti dengan proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi yang ada di Sidari Girsang (130 Ha) kecamatan Girsang Sipangan Bolon, disoal warga sekitar karena pengerjaan yang terbilang baru dikerjakan ini diduga menggunakan bahan material yang asal ada alias tidak sesuai dengan apa yang semestinya layaknya untuk bangunan konstruksi irigasi.

Tokoh Masyarakat TL yang bertempat tinggal di wilayah Girsang Sipangan Bolon (Girsip) mengeluhkan pengerjaan yang menggunakan anggaran APBD Kabupaten Simalungun tersebut.

Pria ini yang merupakan tokoh di kecamatan tersebut mengaku telah melakukan penelusuran langsung ke lokasi pengerjaan.

“Kami sudah turun langsung ke lokasi pengerjaan, sebagai warga kecamatan Girsip kami tidak ingin ada pembangunan yang menggunakan dana APBD atau APBN yang dikerjakan asal jadi karena kedepannya kami warga sini yang akan merasakan dampaknya,” bilangnya, Jumat (17/6) sore.

“Saya mengamati dengan rekan-rekan saat di lokasi pengerjaan, bahan material yang digunakan diduga asal ada aja, batu padas nya masih muda kali, karena gampang pecah dan banyak serpihan serpihan kecil. Selain batu padas yang masih muda, kami juga melihat pasir yang digunakan yaitu pasir gunung yang bercampur tanah, sehingga ketika dicampur dengan air berubah menjadi lumpur,” ungkapnya memastikan.

Tokoh Masyarakat di Kecamatan Girsip juga mengatakan bahwa saat dirinya menyambangi lokasi, tidak ada seorang pun yang bertanggungjawab atas proyek itu.

“Saat kami tanya siapa yang bertanggung jawab pada pekerjaan disitu, mereka bilang tidak ada ditempat baik itu Pengawas, Konsultan dan Pemborong,” tandasnya.

“Kami menilai dan menduga hingga saat ini bahwa pengerjaan tersebut adalah proyek ‘siluman’ karena di sekitar pengerjaan tidak ada papan informasi alias plang proyek, jadi kita tidak tahu siapa kontraktor, berapa volumenya dan berapa anggaran yang digunakan,” pungkas tokoh masyarakat tersebut.

“Seperti kami katakan sebelumnya bahwa proyek ini akan kami kawal dan semua proses serta bahan material kami foto dan videokan, untuk bukti kedepan nya sehingga setiap temuan dalam proyek ini kelak akan kita laporkan,” tegasnya.

Terpisah, saat ditelusuri di LPSE Online Kabupaten Simalungun didapati data bahwa ada kegiatan pengerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di Sidari Girsang Sipangan Bolon, yang menggunakan dana APBD Simalungun TA 2022, sebesar Rp. 1.799.984.688,- dan satuan kerjanya Dinas Penataan Ruang dan Pengelolaan Sumber Daya Air.TH