Parlindungan Purba Apresiasi Program Sertifikasi Tanah Untuk Rumah Ibadah

0
8

Deli Serdang, MetroGlobal24.Com – Tokoh Masyarakat Sumatera Utara Parlindungan Purba melakukan kunjungan ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deli Serdang, Jumat (4/8/2023)

Dalam kunjungan yang disambut baik oleh Kepala BPN Deli Serdang Abdul Rahim SH, MKn, Parlindungan Purba menyampaikan keinginan dari sejumlah Gereja yang ingin mendapatkan sertifikat hak milik atas nama gereja sekaligus meminta informasi untuk syarat-syarat yang harus dipenuhi.
“Ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dan arahan dari Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto saat berkunjung ke Sumatera Utara untuk menyerahkan sejumlah Sertifikat Tanah untuk rumah ibadah di Medan beberapa waktu yang lalu dan saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pemerintah ini,” ungkapnya.

Dijelaskan Parlin, Kebijakan pemerintah yang mempermudah dan menggratiskan pengurusan sertifikat kepemilikan rumah ibadah seperti Masjid, Gereja,Vihara, Kuil dan rumah ibadah lainnya ini sudah sangat tepat & wajib didukung. “Jadi kedatangan saya ke BPN Deli serdang ini dalam rangka menjembatani dan mensosialisasikan antara pihak gereja dengan BPN, Sehingga gereja-gereja yang saat ini belum memiliki sertifikat akan segera memiliki sertifikat sendiri, sehingga program yang dilakukan pemerintah ini bisa berjalan sukses dan lancar, ” ungkapnya.

Parlindungan Purba juga menjelaskan ada beberapa syarat-syarat yang diperlukan agar rumah ibadah khususnya gereja ini bisa mendapatkan Sertifikat Hak Milik diantaranya KTP Pendeta yang ditunjuk oleh gereja, Badan Hukum, Surat pernyataan kepemilikan tanah dan beberapa syarat lainnya.

Sebelumnya, Saat berkunjung ke Medan beberapa waktu yang lalu, Hadi Tjahjanto mengatakan penyerahan sertifikat rumah ibadah yang dilakukannya merupakan komitmen Kementerian ATR/BPN untuk menjaga tanah umat beragama dari gangguan mafia tanah yang jahat.

“Penyerahan sertifikat ini adalah juga bentuk perhatian pada tanah umat supaya mendapat kepastian hukum dan perlindungan hukum sehingga umat dapat beribadah dengan nyaman,” ujar Menteri Hadi Tjahjanto.RP