Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pematangsiantar Gelar Perayaan Natal Bersama WBP Dan Keluarga

0
12

Pematangsiantar, MetroGlobal24.Com – Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pematangsiantar melaksanakan acara Perayaan Natal Tahun 2023 bersama Pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Perayaan ini merupakan puncak penyambutan natal dan tahun baru yang diadakan di Lapas Pematangsiantar.

Dalam perayaan Natal bersama ini yang dihadiri langsung oleh Kalapas Pematangsiantar, M. Pithra jaya Saragih bersama para pejabat struktural Lapas Pematangsiantar dan jajaran Staff Nasrani Lapas Pematangsiantar.

“Semoga di tahun 2024, Kita sudah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Para warga binaan kami tidak ada lagi yang melanggar tata tertib karna sudah terbendung keimanan dan kerohanian sehingga malu di mata tuhan untuk kita berbuat tidak baik”, ucap Pithra dalam sambutannya.

Bertemakan, “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi, Perayaan Natal yang bertempat di Gereja Lapas Kelas IIA Pematangsiantar, tampak suasana yang dipenuhi damai nyanyian Natal dan sukacita dari WBP yang turut merayakan Natal bersama. Suasana haru terpancar dari raut wajah mereka, seolah lupa sejenak tentang keberadaan jeruji besi yang memisahkan mereka dari dunia luar.

Selain jajaran lapas Pematangsiantar, Perayaan Natal ini juga turut dihadiri oleh para tamu Undangan, Danramil 08/Bangun, Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar, Kapolsek Bangun (diwakili), Ketua Kejaksaan Simalungun (diwakili), dan Ketua Kejaksaan Pematangsiantar (diwakili). Bertindak sebagai pendeta pada kesempatan ini, Risen R.Parhusip, M.Th. menyampaikan Khotbah kepada para hadirin.

“Dengan Semangat Natal, mari kita tingkatkan persaudaraan dan persatuan demi terwujudnya perdamaian menuju Lapatar yang BETAH dan PASTI”, himbau Pdt. Risen Parhusip dalam Khotbahnya.

Diharapkan momen perayaan natal keluarga besar Lapas Pematangsiantar tahun 2023 ini, dapat membawa kebahagiaan dan memberikan semangat baru bagi warga binaan. Sehingga, perayaan ini tidak hanya sebagai ceremonial yang mendorong perubahan positif dalam kehidupan mereka, tetapi juga upaya memupuk harapan untuk masa depan yang lebih baik setelah menjalani masa pembinaan.RM