Hasil Rapat Pengutipan Rp.20 per Kilogram untuk Perbaikan Jalan Dolok Saribu Bangun, Banyak Masyarakat Tidak Setuju

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simalungun, Silou Kahean – Hasil rapat terkait rencana pengutipan sebesar Rp.20 per kilogram yang disebut akan diperuntukkan bagi perbaikan jalan di wilayah Nagori Dolok Saribu Bangun menuai keberatan dari sejumlah masyarakat.

Dalam rapat tersebut, pengutipan Rp.20 per kilogram dibahas sebagai salah satu upaya untuk mendukung biaya perbaikan dan pemeliharaan jalan yang selama ini dinilai membutuhkan perhatian.

Namun, keputusan tersebut mendapat tanggapan beragam dari masyarakat.
Sejumlah warga menyatakan tidak setuju dengan adanya pengutipan tersebut, terutama karena kondisi ekonomi masyarakat yang masih cukup berat.

Warga juga mempertanyakan mekanisme pengutipan, siapa yang bertanggung jawab mengelola dana, serta bagaimana transparansi penggunaan dana nantinya.

Masyarakat berharap apabila pengutipan tetap diberlakukan, harus ada kesepakatan yang jelas, dasar hukum atau dasar keputusan yang transparan, serta laporan penggunaan dana yang dapat diketahui seluruh masyarakat.

“Kalau memang untuk perbaikan jalan, masyarakat tentu menginginkan jalan yang baik. Tetapi jangan sampai masyarakat dibebani pungutan tanpa penjelasan yang jelas mengenai aturan dan penggunaannya,” ujar salah seorang warga.

Warga juga meminta pemerintah dan pihak terkait untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sebelum mengambil keputusan final. Menurut mereka, perbaikan infrastruktur jalan merupakan tanggung jawab bersama, namun mekanisme pembiayaannya harus dilakukan secara terbuka dan tidak memberatkan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat berharap adanya musyawarah lanjutan untuk mencari solusi yang dapat diterima semua pihak, khususnya terkait rencana pengutipan Rp.20 per kilogram tersebut.FS

Berita Terkait

Gerakan PMKRI di Kampus dan Masyarakat
Mangihut Sinaga : Tragedi Virgo Transport 8 Harus Diusut Tuntas, Jangan Berhenti pada Alasan Cuaca
Tidak Laksanakan SK Bupati Simalungun, Edison Damanik Tinggalkan Kantor Lurah Sipolha Horison
Cegah Karhutla, Satgas Mabes TNI Edukasi Warga di Tiga Kecamatan Sekadau
Tingkatkan Produksi Pertanian, Kepala BPBD Simalungun Tinjau Dua Bendung yang Rusak Akibat Bencana Banjir di Kecamatan Ujung Padang
Bupati Simalungun Apresiasi Musda VIII MUI: H. Ikhwanuddin Nasution, Lc., MM Terpilih Sebagai Ketua Periode 2026–2031
Pemkab Simalungun Promosikan Produk Unggulan Daerah di Apkasi Otonomi Expo 2026

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:29 WIB

Hasil Rapat Pengutipan Rp.20 per Kilogram untuk Perbaikan Jalan Dolok Saribu Bangun, Banyak Masyarakat Tidak Setuju

Selasa, 15 September 2026 - 04:02 WIB

Gerakan PMKRI di Kampus dan Masyarakat

Selasa, 15 September 2026 - 03:47 WIB

Mangihut Sinaga : Tragedi Virgo Transport 8 Harus Diusut Tuntas, Jangan Berhenti pada Alasan Cuaca

Selasa, 8 September 2026 - 04:13 WIB

Tidak Laksanakan SK Bupati Simalungun, Edison Damanik Tinggalkan Kantor Lurah Sipolha Horison

Senin, 7 September 2026 - 17:38 WIB

Cegah Karhutla, Satgas Mabes TNI Edukasi Warga di Tiga Kecamatan Sekadau

Berita Terbaru

Advertorial

Gerakan PMKRI di Kampus dan Masyarakat

Selasa, 15 Sep 2026 - 04:02 WIB