Seminar Optimalisasi Langkah Pencegahan Stunting Melalui Konvergensi Kegiatan Lintas Sektor dan Lintas Program di Kabupaten Simalungun

0
7

Metroglobal24.com_SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut menggelar seminar optimalisasi langkah pencegahan stunting melalui konvergensi kegiatan lintas sektor dan lintas program.

Seminar tersebut berlangsung di Balei Harungguan Djabanten Damanik Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumut, dibuka secara resmi oleh Bupati Simalungun diwakili Wakil Bupati H Zonny Waldi, Kamis (21/9/2023).

Seminar ini bertujuan antara lain untuk penajaman seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah, pemerintahan desa menuju penerima manfaat dan berdampak pada penurunan stunting.

 

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain penerima manfaat intervensi spesifik dan sensitif tepat rencana dan tepat sasaran.

 

Jumlah peserta yang mengikuti seminar ini sebanyak 134 orang berasal dari Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), instansi terkait, Depag, para Camat, Pangulu, Ka. Puskesmas, Korwil KB Kecamatan, Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Lokasi Khusus (Lokus) Stunting.

 

Sebagai narasumber dalam seminar ini dari BKBN Sumut, Dinas PPKB Simalungun, Bapperida Simalungun, Dinas Kesehatan dan Dinas PMPN Simalungun.

 

Wakil Bupati Simalungun dalam sambutannya menyampaikan Stunting sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak dan memberikan kontribusi negatif dalam menciptakan generasi emas.

 

“Oleh karena itu pemerintah berkomitmen melakukan pencegahan dan penanggulangan Stunting ini, sehingga generasi emas yang diharapkan pemerintah dapat kita wujudkan,”kata Wakil Bupati.

 

Untuk penanganan Stunting, Wakil Bupati menyampaikan, tidak bisa hanya pemerintah saja, akan tetapi harus dilaksankan secara bersama-sama, kolaboratif termasuk pihak swasta.

 

Wakil Bupati berharap penanganan Stunting di Kabupaten Simalungun agar dilakukan secara terpadu, terencana, terarah, sehingga penanganan Stunting dapat terlaksana dengan baik dan tuntas.

 

“Mari kita memberikan perhatian berkelanjutan terhadap stunting ini, tidak hanya masalah gizinya tapi juga masalah lingkungan nya, dan sentuh keluarga- keluarga Stunting ini melalui pemanfaatan pekarangan rumahnya dengan tanaman-tanaman yang bermanfaat dan bergizi,”ajak wakil Bupati kepada peserta.

 

Tampak hadir mendapingi Wakil Bupati, Perwakilan BKKBN Sumut Rabiatun Adawiyah, Ka. Bapperida Ronald Tambun dan Plt. Kadis PPKB Gimrod Sinaga. (Caesar)